Semarang, PKS Kota Solo – Anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah, Muhammad Rodhi mendesak pemerintah provinsi (pemprov) jawa tengah untuk lebih aktif dalam penyelesaian proses pembangunan jalan tol Semarang – Solo seksi III untuk ruas Bawen – Salatiga . Pembangunan jalan sepanjang 17,30 km tersebut yang kini baru memasuki tahap lelang ini didesak untuk segera dimulai karen menyesuaikan instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta pembangunan tol harus dimulai tahun 2015.
“Pembangunan jalan tol harus sudah dilaksanakan. Jika mengacu presiden, mestinya tol Bawen – Solo harus sudah dibangun,” katanya seperti dilansir Jawa Pos, Selasa (17/2).
Rodhi menambahkan, jika masalah utamanya adalah pembebasan lahan, mau tidak mau harus dicarikan solusi. Gubernur Jateng harus turun tangan menyelesaikan berlarut-larutnya pembangunan tol. Hal ini karena proyek pembangunan tol Semarang – Solo sudah lama terbengkalai.
“Paling ora (tidak) ketika ditanya presiden sudah bisa menjawab. Pembangunan sudah dimulai, bukan kemudian menjawab masih akan dimulai,” tambah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo ini.
Untuk diketahui, pembangunan Jalan tol Semarang-Solo seksi 3 (ruas Bawen Salatiga). Jalan sepanjang 17,3 Km ini dibagi menjadi tiga paket dimana salah satunya memperoleh dukungan dari pemerintah. Sementara itu untuk pembangunan seksi 4 (Salatiga-Boyolali) sepanjang 24,13 Km dan 5 (Boyolali-Kartasura) sepanjang 8,41 Km, belum bisa dilakukan. Saat ini masih dilakukan pembebasan lahan dan proses ini ditarget selesai akhir tahun 2015. Jika target ini tercapai maka sesuai rencananya, pembangunan seksi 4 dan 5 akan dimulai Januari 2016. (AR) -SUMBER-

Simak juga : Ini Dia Sosok Dibalik Kelahiran Perda Difabel Solo
Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *