KLATEN,rodhidolo.info – Anggota Komisi C DPRD Jateng, Ir Muhammad Rodhi mengungkapkan, banjir yang melanda Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten Jateng, disebabkan banyak faktor.

 Selain, hujan yang berkepanjangan, juga disebabkan karena Kali Dengkeng belum dilakukan normalisasi dan pengerukan serta belum dibuatkan talut yang baik.
“Saya sudah berkali-kali menyampaikan agar talut Kali Dengkeng diperbaiki, tapi sampai terjadi longsor dan banjir, belum ada penanganan dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS),” terang Rodhi.
Ketua Fraksi PKS DPRD Jateng itu mengimbau agar Dam Tukuman, sebaiknya dikembalikan konstruksi semula. “Karena ini dulu berfungsi sebagai antisipasi terhadap banjir,” tegasnya.
Khusunya di Desa Baran, Cawas, Klaten yang paling parah terkena bencana banjir. Di sana lahan pertanian seluas 45 hektare terendam banjir.  Masyarakat yang menjadi korban banjir diharapkan segera mendapat bantuan.
Wakil rakyat asal Kota Solo itu meminta kejelasan tentang asuransi tani. Pasalnya asuransi ini dipertanyakan oleh masyarakat. “Karena sampai hari ini belum jelas, apakah akan dibayar atau tidak ? Penyedia asuransi perlu segera membayar.”
banjir-cawas-01

 

Terakhir, mantan anggota DPRD Kota Surakarta ini mendesak Pemerintah provinsi segera memberikan kepastian bantuan kepada petani terdampak banjir. Mereka mengalami kerugian yang cukup besar seperti hanyutnya pupuk yang sudah disebar warga sebelum datangnya banjir.
“Saya harap korban banjir seperti di Cawas, Klaten, Wonogiri dan Kota Solo mendapatkan perhatian yang lebih,” pungkasnya.

banjir-cawas-04

Dampak Banjir, Warga dan Petani Cawas Klaten Kini Butuh Perhatian

 

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *