MADURA – Objek wisata satu ini wajib anda kunjungi. Lokasinya di Bangkalan Pulau Madura, Jatim, Jenis objek wisata adalah lanskap berupa pemandangan alam. Nama objek wisatanya Goa Pote Bukit Jaddih. Yakni perbukitan kapur, bekas tambang galian C yang disulap menjadi objek wisata jempolan.
Jika anda naik kendaraan pribadi mobil atau sepeda motor anda bisa memulai perjalanan dari Pacet atau Tretes. Anda membutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan, melintasi Jembatan Suramadu, masuk Pulau Madura, mengukur jalan sebentar ke Bangkalan baru menuju lokasi yang dituju.
Sayangnya kalau anda buta peta, anda harus berhati-hati agar tidak kesasar. Percayakan saja perjalanan anda ke google maps atau tanya warga sekitar. Kenapa begitu ?
Jalan menuju pintu masuk Bukit Jaddih gampang-gampang susah untuk ditemukan. Penyebabnya mungkin karena palang penunjuk lokasi wisata yang kurang besar dan sedikit tidak terawat. Belum lagi saat menemui jalan ke Bukit Jaddih, anda akan menemui jalan sempit dan terkadang berpapasan dengan truk pengangkut batu kapur yang keluar dari arah tersebut.

Baca : Muhammad Rodhi Apresiasi Kinerja BPR BKK Boyolali

Baca : Panti Layanan Sosial Disabilitas Grahita Raharjo Sragen Butuh Uluran Tangan

Sesampainya di lokasi Bukit Jaddih siapkan terlebih dahulu uang untuk membayar tiket masuk. Nominalnya sebesar Rp. 5.000,00 untuk sepeda motor beserta orangnya. Sesampainya di puncak Bukit Jaddih dan wisata Goa Pote siapkan lagi Rp. 5000,00. termasuk biaya parkir.

goa-poteh-madura3

Sampai akhir tahun 2018, Wisata Bukit Jaddih masih menjadi penambangan batu kapur aktif. Alat berat dan truk pengangkut kapur masih melakukan aktivitasnya. Penambang kapur juga dapat ditemukan di goa-goa tebing batu kapur untuk menambang secara manual. Hasil-hasil pahatan tersebut menghasilkan corak yang terbilang indah untuk dijadikan objek foto yang membuat lokasi ini menjadi tempat wisata.
Nah dari puncak Bukit Jaddih di sisi selatan dan barat anda bisa meliat keseluruhan tempat wisata ini. Wisatawan yang berfoto ria di Goa Poteh. Mobil,truk, dan sepeda motor yang lalu lalang naik turun di jalanan yang berkelok juga bisa terlihat dengan mudah. Bila dilihat sepintas objek wisata ini hampir sama dengan Wisata di Bresit Yogyakarta, atau kalau yang sudah digarap profesional seperti di Objek Wisata Garuda Wisnu Kencana di Pulau Dewat bali.
Puncak Bukit Jaddih sendiri merupakan hamparan padang rumput dengan ditumbuhi beberapa pohon. Sepeda motor bisa digunakan di sini. Hanya saja perlu berhati-hati karena tanahnya merupakan tanah kapur dan dibeberapa sisi terdapat batu kapur yang menonjol ke permukaan tanah. Goa Pote yang terdapat di awal pintu masuk wisata. Goa Pote merupakan sumber air yang membentuk danau yang terbentuk secara alami.

Baca; Panen di Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Wilayah Surakarta.

Menurut pedagang kopi setempat, lokasi tambang ini dulunya setinggi puncak Bukit Jaddih. Karena sudah lama dikeruk maka terjadilah seperti yang sekarang ini. Dasar dari kerukannya, dimana berlokasi di Goa Pote, mengeluarkan sumber air dan kemudian membentuk danau. Danau itulah yang kini juga menjadi penarik perhatian wisatawan untuk datang ke Bukit Jaddih.

goa-poteh-madura4

Jika anda datang sore hari, maka pastikan berpuas-puas untuk berfoto ria. Setelah itu anda bisa menaiki wisata rakit yang ada di lokasi yang sama atau sekadara minum secangkir kopi hangat di warung-warung yang buka.
Sedikit tips sajam kika mengunjungi Bukit Jaddih lebih baik lewat jalan kota Bangkalan saja.
Hanya saja, beberapa masukan yang perlu disampaikan ke pemerintah setempat adalah jalur beserta tantangan yang harus dihadapi saat menuju lokasi wisata ini.
Jalan Dusun Klobungan. Klobungan masuk wilayah Desa Bilaporah, Kecamatan Socah. Jalan ini adalah jalur utama menuju lokasi wisata Kolam Renang Goa Pote di Bukit Jaddih, namun sepanjang jalan ini rusak parah.
Sementara jika anda dari Surabaya, jalur tercepat ke lokasi wisata Goa Pote lewat jalur Desa Sendeng. Keluar dari tol suramadu, belok kiri sebelum lampu merah pertama. Hanya ada satu jalur dan sudah diaspal.

Baca : Patska Prebawa, Cara SMPN 4 Surakarta Uri-uri Budaya Jawa

Dari ketiga jalur ke wisata Goa Pote, Jalur paling rawan begal yaitu Sendeng dan Burneh. Sasaran utama begal pengendara motor sendirian. Begal kadang beraksi siang tapi lebih sering malam hari.
Jalur yang sejauh ini paling aman, walau malam hari yaitu jalur Klobungan. Hanya memang jika dari Surabaya atau Sampang jarak tempuh lebih jauh karena harus memutar dulu ke kota Bangkalan.
Jika ingin ke kolam Goa Pote, tapi tersesat. Disarankan jangan bertanya ke sembarang orang. Tipsnya, bertanyalah pada pedagang di toko, pura-pura beli rokok atau minuman. Pedagang akan menunjukkan ke jalan yang benar.  (egieligius.wordpress.com)

goa-poteh-madura2

Simak :  Tinjauan ke Titik 0 Kilometer Indonesia

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *