SOLO-Terbakarnya Pasar Legi Solo sangat mengagetkan warga Surakarta sekitarnya. Pasar induk terbesar di Indonesia ini menjadi tulang punggung pendapatan ribuan orang.
Kesedihan mendalam atas terbakarnya pasar tradisional ini disampaikan wakil rakyat asal Solo yang kini duduk di DPRD Provinsi Jateng, Muhammad Rodhi.
Muhammad Rodhi mengaku prihatin atas bencana tersebut. “Saya prihatin dengan kebakaran yang terjadi di Pasar Legi Solo.,” katanya, Senin (29/10).
Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jateng ini lalu mengungkap beberapa aspek atas meluasnya kebakaran tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanyamenyatakan bahwa banyak hidran yang rusak, sehingga pertolongan awal terhadap kebakaran Pasar Legi tidak berjalan maksimal.

Baca : Warga Miskin Jangan Dibebani Biaya Administrasi Pemasangan Listrik

Baca : Prihatin, Pasar Legi Solo Diamuk Si Jago Merah

Ia berharap, ke depan, perlu pengecekan ulang terhadap semua hidran pasar tradisional di Solo, termasuk fasilitas umum lainnya. Agara kejadian seperti di Pasar Legi tidak terjadi di tempat lain. Selain itu, anggota Komisi C DPRD Jateng ini juga menyinggung soal perlu dilakukannya cek berkala, terhadap semua alat damkar, kalau perlu pengecekan digratiskan, agar bisa dipastikan alat tsb dapat berfungsi dengan baik.
Seperti diketahui, Ratusan kios di Pasar Legi Solo tak bisa diselamatkan dari kebakaran hebat, Senin (29/10/2018) sore. Kepala Dinas Perdagangan, Subagiyo mengatakan tim keamanan pasar sudah berusaha memadamkan api ketika diketahui ada korsleting.
“Dari laporan ke saya, tadi waktu api muncul tim keamanan sempat berusaha memadamkan api, sudah 39 APAR tapi api terus membesar,” kata Subagiyo. (Foto tribun)

Simak : M Rodhi Sepakat Dipenuhinya Penambahan Fasilitas Asrama Haji Donohudan

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *