SOLO Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng mengapresiasi kinerja Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Surakarta. Pembukuan keuangan UPPD kota berslogan The Spirit of Java itu pada tahun anggaran 2017 mampu meraup 102,54 persen atau melebihi target PAD yang ditentukan.
Ketua Komisi C Asfirla Harisanto berharap pencapaian baik itu perlu dipertahankan di 2018.

“Sekaligus meningkatkan mutu pelayanan wajib pajak,” katanya melalui keterangan pers, Jumat (16/3/2018).

Melengkapi, anggota Komisi C, Muhammad Rodhi mengusulkan peningkatan layanan bisa diwujudkan melalui optimalisasi pembayaran secara daring (online). Rodhi berujar sistem daring yang dimiliki belum bekerja maksimal.
“Karena wajib pajak masih harus bertatap muka dengan petugas,” ujar dia.
Legislator PKS itu merekomendasikan perlu ditambah satu unit samsat malam di tempat lain.
Khususnya lokasi yang potensial menjadi tempat berkumpulnya banyak warga saat malam.
“Kami lihat baik nominalnya maupun jumlah kendaraannya dari bulan ke bulan meningkat. Berarti cukup banyak masyarakat yang memanfaatkan samsat malam,” jelas Rodhi.

Baca juga : Alasan Perusahaan Turki Berinvestasi ke Karimunjawa

Rodhi pula meminta UPPD memperinci kebutuhan SDM termasuk pelatihan. Supaya petugas siap pakai dan bisa bekerja profesional, kreatif dan inovatif. Menyoroti kinerja penagihan tunggakan (pencairan piutang), anggota Komisi C, Maria Tri Mangesti memberi apresiasi. Hampir separuh dapat ditagih.
Berdasar data yang diperoleh, dari total piutang kumulatif hingga Februari 2018 sebesar Rp 26,85 miliar dapat dicairkan Rp 13,08 miliar lebih atau 48,71 persen.
Sebagai informasi, UPPD Surakarta pada tahun 2017 mampu membukukan PAD 102,54 persen melampaui target atau Rp 341,77 miliar.
Data itu disumbang dari pajak kendaraan bermotor (PKB) Rp 220,50 miliar (101,8 persen dari target) dan BBNKB sebanyak Rp 127,37 miliar (100,86 persen).
Sedangkan tahun 2018, target dinaikkan menjadi Rp 343,40 miliar dan telah terrealisasi per 14 Maret sebesar Rp 79,88 miliar (23,26 persen).
UPPD Surakarta per Februari lalu juga mampu mencairkan piutang pajak sebesar Rp 13,08 miliar, dari 23.023 kendaraan roda dua dan 3.628 kendaraan roda empat.
Jumlah piutang tertagih sebesar itu hampir separuh (48,71 persen) dari total piutangnya Rp 26,85 miliar. (Foto dan Sumber)

Lihat juga : M Rodhi Sepakat Dipenuhinya Penambahan Fasilitas Asrama Haji Donohudan

Bagikan:

One Reply to “Kunjungan Komisi C DPRD Jateng ke UPPD Surakarta”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *