SEMARANG– Provinsi Jawa Tengah, Indonesa kaya akan kekayaan alamnya. Potensi wisatanya juga tidak kalah dengan provinsi lain. Di Jawa Tengah, Candi Borobudur dan Candi Prambanan adalah ikon wisata yang sudah mendunia. Setiap tahun ribuan wisatawan berkunjung ke dua objek yang menjadi warisan dunia.
Baru-baru ini, nama Jawa Tengah kembali menjadi perbincangan wisatawan mancanegara, dan dunia pariwisata dengan kehadiran Tlogo Resort di Pulau Karimunjawa dan Pulau Panjang Jepara.
Sebuah perusahaan asal Turki, Paolo Marutti secara serius menjajaki dua objek wisata itu. Perwakilan Paolo Marutti, Menderes Alperen dan Ayca Oskay sempat meninjau lokasi di Tlogo Resort di Karimunjawa dan Pulau Panjang Jepara.Tak hanya ingin mengembangkan wisata di Jawa Tengah, perusahaan itu juga berencana menginvestasikan sepatu olahraga.

Simak juga : Listrik Padam Jangan Ganggu Pelayanan Haji

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng Prasetyo Aribowo menjelaskan, calon investor ini tertarik bekerja di Tlogo Resort, Pulau Karimunjawa khususnya terkait dengan perkebunan, produksi dan resortnya dengan mekanisme Perjanjian Bangun Guna Serah (Build Operate Transfer-BOT).
“Namun dengan jangka waktu kerja sama 40 tahun atau apabila memungkinkan calon investor berharap dapat membeli saham di pengelolaan Tlogo sebagai pemilik saham mayoritas. Untuk hal ini perlu dilakukan pembahasan khusus,” kata Prasetyo.
Rencana investasi di Karimun Jawa, Menderes Alperen mengaku membutuhkan lahan seluas 20 hektare untuk investasi resor. Beberapa lokasi sudah dikunjungi termasuk juga untuk pengembangan resor di sepanjang Pantai Barakuda dan juga hotel milik Pemprov, Karimunjawa Inn.
”Ada keinginan untuk bisa joint investasi dengan DíSeason karena konsep pengembangannya dianggap prospektif menyerupai resor di Maladewa yang sangat diminati wisatawan,” Prasetyo.

Calon investor dari Paolo Marutti juga mendatangi PT Hop Lun Indonesia yang bergerak di bidang pakaian dalam wanita di Kabupaten Semarang, pertemuan dengan kelompok UKM Perajin Sepatu Kota Magelang di Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Magelang, dan berkunjung ke salah satu UKM Perajin Sepatu Kota Magelang Mia Widy Shoes serta ke PT Famous Shoes Factory di Kota Semarang.
Pertemuan di Semarang itu dengan pengusaha alas kaki dan komponen sepatu eksisting serta pengusaha alas kaki yang berminat untuk relokasi ke Jateng.

Calon investor asal Turki tersebut sudah menandatangani LoI bersama dengan Kepala DPMPTSP Jateng Prasetyp Aribowo saat acara ”Forum Promosi Investasi Indonesia” di Istanbul, Turki, belum lama ini.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jateng, Didik Subiantoro mengungkapkan, untuk persiapan pameran internasional itu perusahaan mengunjungi beberapa pengusaha untuk diminta kesediaannya membuat sampel sepatu, khususnya sepatu olahraga dikombinasikan kulit dengan desain untuk fashion. (Berbagai sumber)

Baca juga : Waduh, 600 Ribu KK Belum Nikmati Listrik

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *