BOYOLALI, suaramerdeka.com – Pemadaman listrik di Asrama Haji Donohudan (AHD), Boyolali beberapa kali selama proses pemberangkatan jamaah calon haji (calhaj) tidak perlu terjadi lagi. Khususnya saat menyambut kedatangan jamaah sesusai menunaikan ibadah haji dari Tanah Suci beberapa pekan mendatang.

Anggota Komisi C DPRD Jateng, M Rodhi saat berkunjung ke AHD, Jumat (17/8) menegaskan, terputusnya pasokan listrik di Debarkasi Solo tidak bisa dihindari, namun tidak boleh terjadi lagi hingga mengganggu penyelenggaraan haji.

Kunjungi pula : Pemprov Jateng Secepatnya Selesaikan Tol Solo-Semarang

Pengelola AHD harus sigap menghadapi kondisi krusial saat perusahan listrik negara melakukan pemadaman listrik. Jika memang terjadi pemadam listrik oleh PLN, pengelola AHD wajib siap. Jangan sampai pemadaman listrik ini mengganggu proses penyelenggaraan haji,” tegas Rodhi.

Rodhi yang ditemui Kasi Promosi dan Pelayanan Unit Pengelola Aset Daerah Wilayah Surakarta dan AHD, Joko Pujiono juga mengharapkan, petugas yang mengoperasikan listrik cadangan di AHD bersiaga bila sewaktu-waktu ada pemadaman.

Pun demikian, petugas di lapangan juga harus memiliki informasi dari pihak terkait, kapan dan waktu pemadaman berlangsung.

“Saya yakin langkah antisipasi-antisipasi semacam ini bisa mencegah keterambatan pasokan listrik cadangan masuk ke gedung-gedung dan kantor di AHD. Sambil menunggu PLN kembali mengalirkan listrik,” kata ketua Fraksi PKS di DPRD Jateng ini. (sumber)

Simak juga : Bank Jateng Syariah Harus Rangkul Ormas Islam

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *